post-thumb

Desa Ledetalo Promosikan Wisata Lewat Digital

Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang terkenal di Indonesia. Pariwisata menjadi pendongkrak perekonomian masyarakat.

Tentu saja, pesona sumber daya alam NTT yang eksotis memang tak pernah habis-habisnya. Kekayaan sumber daya alam dan budaya menjadi sumber penghasilan masyarakat di setiap desa. Sehingga tak heran jika pemerintah gencar melakukan pembangunan di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif sehingga menjadi desa mandiri dalam mengembangkan potensi wisata yang ada.

Desa Ledetalo adalah salah satu desa di di Kabupaten Sabu Raijua yang patut dijadikan percontohan bagi desa lainnya. Pasalnya, meski berada di pedalaman NTT, Desa Ledetalo melalui Pemerintah desa dan masyarakatnya mengembangkan desanya menjadi desa wisata.

Pengunjung bisa melihat semua aset wisata desanya, salah satunya adalah wisata rumah pohon yang berada di pinggir pantai leokoa, pengembagan usaha tenun ikat sabu raijua, anyaman dan pengelolaan tanah liat menjadi gerabah dan kebutuhan rumah tangga.

Aplikasi Ledetalo Online

Sementara untuk meningkatkan pelayanan kependudukan bagi masyarakat, Desa Ledetalo juga menerapkan sistim aplikasi data kependudukan (Ledetalo Online). Aplikasi ini dibuat untuk memudahkan warga desa mengurus semua adminstrasi yang diperlukan.

Dengan begitu, warga tidak perlu datang ke kantor desa untuk pengurusan administrasi, tetapi warga sudah dapat mengurusnya di rumah masing-masing. Dan lebih mudahnya lagi, warga yang berada di luar kota, mereka hanya perlu mengunduh aplikasi Ledetalo Online lewat play store serta membuat akun sendiri.

Hal ini untuk menjaga kerahasiaan data diri, karena data tersebut dalam aplikasi hanya bisa diakses oleh warga Ledatalo sendiri yang sudah memiliki akun dan kata sandi (password) masing-masing.

Dalam setiap akun warga sudah tersedia beberapa layanan kependudukan berupa :

1. Surat keterangan tidak mampu
2. Surat keterangan pindah
3. Surat keterangan kelahiran
4. Surat keterangan domisili dan surat keterangan lainnya.

“Dengan jumlah 224 kk dan 805 jiwa di desa ledetalo dan didukung 18 kelompok pemberdayaan yang tersedia kami secara bersama mengembangakan desa ini menjadi desa wisata yang akan menjadi destinasi altenatif untuk dikunjungi warga NTT dan warga indonesia. Kami telah menyelesaikan master plan desa wisata ledetalo dan di tahun anggaran 2022 melalui dana desa kami melengkapi dengan penyediaan sarana pendukung pariwisata pantai berupa pengadaan banana boat bagi pengujung” ujar Kepala Desa yang mengaku belum menerapkan pungutan masuk bagi para pengunjung.