Sambut Tahun 2022, Dikmen Sabu Raijua Nataru Bersama Guru Dan Tenaga Kependidikan
Memasuki tahun 2022 Pendidikan Menengah (Dikmen) Kabupaten Sabu Raijua melaksanakan Natal dan Tahun baru (Nataru) bersama aparatur sipil negara (ASN) Povinsi NTT dari seluruh Satker SMA-SMK Kabupaten Sabu Raijua. Acara yang tercetus atas dasar satu rasa sama rasa dalam kebersamaan pembangunan. Output dari kegiatan ini adalah bagaimana ASN di setiap satuan kerja dapat memaksimalkan anggaran Negara lewat Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS) dengan berlandaskan takut akan Tuhan sebagai Pemberi Hidup.
Acara yang berlangsung Sabtu 29 Januari 2022 ini dikoordinatori oleh kepala SMKN 1 Sabu Barat Bapak. Jevri Bolla, S.Pd., M.Si.,MBA dan diselenggarakan di pantai wisata Leokoa Desa Ledetalo – Kecamatan Liae serta dihadiri hampir seluruh ASN Pemprov Dikmen Sabu Raijua yang berjumlah 355 orang.
Kegiatan Nataru bersama ini diawali dengan ibadah serta renungan singkat yang dipimpin oleh Bapak Pendeta Daniel Hendrik, S.Th Pelayan GMIT Jemaat Pulau Patmos. Pada pesan renungannya Pendeta Daniel berpesan agar seluruh ASN bekerja dan merancangkan segala sesuatu demi mutu pembangunan pendidikan Sabu Raijua dan satuan kerja masing-masing untuk memuliakan nama Tuhan.
Pada kesempatan ini Korwas Dikmen Sabu Raijua, Drs. Maxwell Toni Nawa Gah mengatakan kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan di Sabu Raijua. Maxwell juga mengimbau agar kegiatan ini dapat diteruskan tiap tahunnya agar menyatukan harapan positif dalam membangun satuan kerja dan mutu pendidikan Sabu Raijua. Hari pertama pembukaan RKAS dilaksanakan secara bersama kemudian pada hari kedua dan seterusnya diatur oleh setiap satuan kerja masing-masing. Tambahnya.
Hal senada juga disampaikan dalam sambutan Kepala SMKN 1 Sabu Barat sekaligus koordinator acara Jevri Bolla, S.Pd., M.Si.,MBA. Beliau mengangkat makna Bhinneka Tunggal Ika yang berarti berbeda tapi satu. “Hari ini kita melakukannya. Menyatukan setiap perbedaan dalam satu rasa”.
Kegiatan seperti ini, kata Bolla, tidak boleh hanya sebatas natal bersama saja namun bisa ditingkatkan seperti halnya liga MKKS SMA-SMK Sabu Raijua ataupun kegiatan-kegiatan yang dapat berimplikasi positif dalam membangun mutu generasi Sabu Raijua.
Dalam agenda Tinjau Manajemen yang memberikan keluasan kepada setiap guru dan pegawai memberikan masukan kepada setiap atasan langsung untuk perubahan-perubahan satuan kerja masing-masing dalam bentuk format yang dibagikan yang akan bermuara pada kelanjutan penyusuna RKAS di hari berikutnya. Kegiatan ini diakhiri dengan agenda “Operasi Semut” (membersihkan kotoran-kotoran di lokasi kegiatan secara bersama)
Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan sumbangan untuk penataan tempat ibadah yang rusak akibat bencana Seroja pada bulan April tahun lalu. Sumbangan tersebut langsung diterima oleh Yusak Mangngi, S.Th Gembala Jemaat GBI Ledetalo sekaligus juga merupakan Kepala Desa Ledetalo. (TIM/RN)